Jumat, 20 Oktober 2017

Sekda : Semangat Persaudaraan Wujudkan KKU Layak Anak

id kayong utara, layak anak, kabupaten layak anak
Sekda : Semangat Persaudaraan Wujudkan KKU Layak Anak
Sekda Kayong Utara Hilaria Yusnani saat sosialisasi kabupaten layak anak. (Rizal)
    Sukadana (Antara Kalbar) - Sekretaris Daerah Kayong Utara Hilaria Yusnani mengatakan, untuk mewujudkan Kayong Utara ramah anak sangat diperlukan semangat persaudaraan dan kepedulian masyarakat setempat.
   "Kabupaten Kayong Utara dalam usaha mengawal perlindungan anak di daerah, telah membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) pada tahun 2016 dengan tujuan untuk mendukung dan meningkatkan efektifitas pengawasan penyelenggaraan pemenuhan hak anak di daerah sehingga terwujudnya kabupaten ramah anak," kata Sekretaris Daerah Kayong Utara Hilaria  Yusnani.
    Menurutnya,  anak merupakan potensi yang sangat penting, generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional.
    "Perlindungan anak seperti yang kita ketahui merupakan kebutuhan mutlak bagi terciptanya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas bagi pembangunan masa depan daerah. Kabupaten Kayong Utara sejatinya telah lama menyelenggarakan pendidikan dan kesehatan gratis secara berkesinambungan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia," katanya lagi.
    Dalam mewujudkan hal tersebut, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara  tersebut  menuturkan, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Kayong Utara tidak dapat berjalan sendiri, perlu kerjasama dan koordinasi dari seluruh pihak baik di dalam lembaga pemerintah maupun non pemerintah.
    "Sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya dan mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh dari semua elemen masyarakat," jelas wanita berjilbab ini.
    Hal ini pun menurutnya, telah diatur oleh Undang-Undang Dasar tahun 1945 pasal 28 b ayat 2 yang mengamanatkan agar negara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.
    "Dengan demikian pemerintah dapat memahami pentingnya peran dan tugas tanggung jawab dan kewajiban masing-masing dalam memenuhi hak anak dan melindungi anak, karena ditangan merekalah masa depan anak-anak dibangun," tambahnya.


Editor: Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0035 seconds memory usage: 0.45 MB