Sabtu, 23 September 2017

Pelayanan Publik Pontianak Sudah Zona Hijau Semua

id pelayanan publik terbaik, kota pontianak, zona hijau
Pelayanan Publik Pontianak Sudah Zona Hijau Semua
Wali Kota Pontianak Sutarmidji. (Foto Antara Kalbar/Andilala)
Pontianak  (Antara Kalbar) - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyatakan, seluruh layanan publik di Kota Pontianak sudah masuk dalam zona hijau.

"Sehingga tidak lagi diikutsertakan dalam penilaian pelayanan publik, karena sudah menyandang dua tahun berturut-turut oleh Ombudsman RI sebagai pelayanan publik terbaik," kata Sutarmidji di Pontianak, Rabu.

Ia menjelaskan, menyandang predikat terbaik dalam pelayanan publik selama dua tahun berturut-turut merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh masyarakat Pontianak.

Kendati demikian, kata dia, sekalipun tidak lagi dinilai untuk pemeringkatan pelayanan publik, bukan berarti pihaknya kendor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Justru menjadi pemacu aparatur terus meningkatkan pelayanan publik.

"Saya minta ada satu percepatan-percepatan sehingga predikat dua kali berturut-turut itu tetap terus menjadi yang terbaik," katanya.

Karenanya, pihaknya tak henti-henti terus mensosialisasikan kembali UU No. 25/2009 tentang Pelayanan Publik kepada seluruh aparatur yang memberikan pelayanan publik.

Sutarmidji mengatakan, untuk memberikan pelayanan publik terbaik itu mudah. Sebab, sebagai aparatur pelayanan publik yang memberikan kebutuhan masyarakat kaitan dengan pemerintahan, tentunya juga pernah berurusan untuk kepentingan pribadi dan mendapat pelayanan.

Sebagaimana dirinya ingin mendapat pelayanan yang terbaik, maka begitu pula yang menjadi keinginan masyarakat. "Kita mulai dari memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

Pemkot Pontianak, terus berupaya meningkatkan pelayanan publik, dimulai dari hal terkecil, seperti yang pernah dilakukan orang nomor satu di Kota Pontianak ini, dirinya pernah menegur satpam di Taman Digulis karena parkir kendaraan yang tidak rapi, selain itu juga, satpam yang ditugaskan menjaga fasilitas publik ini justru ikut-ikutan jogging.

"Harusnya dia yang mengawasi orang jogging, dia memberikan rasa aman bagi orang yang menggunakan fasilitas itu. Itu hal yang sepele, namun walaupun sepele tetapi menunjukkan petugas tidak menjalankan tugas yang diembannya," katanya.

(U.A057/N005)

Editor: Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0029 seconds memory usage: 0.44 MB