Jumat, 20 Oktober 2017

Pemkot Pontianak Dukung Rencana Kendaraan Bermotor Listrik

id pemkot pontianak, mobil listrik
Pemkot Pontianak Dukung Rencana Kendaraan Bermotor Listrik
ilustrasi pengisian mobil listrik (rndc.org) (-)
Oleh Andilala

Pontianak, 5/9 (Antara) - Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah terkait kendaraan bermotor listrik yang ramah lingkungan dan energi.

"Pada prinsifnya kami mendukung program kendaraan bermotor dengan energi listrik maupun energi surya yang lebih ramah lingkungan," kata Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Selasa.

Ia menjelaskan, apapun yang akan dilakukan oleh pemerintah dalam menjaga lingkungan agar tidak tercemar, salah satunya dengan program kendaraan bermotor dari energi listrik, maka Pemkot Pontianak akan mendukungnya.

"Apalagi kalau kendaraan tersebut nantinya, selain ramah lingkungan, juga harganya murah dan aman bagi si pemakai," ujar Edi.

Menurut dia, dari segi infrastruktur jalan dan lainnya, Pemkot Pontianak tergolong siap dalam mendukung rencana penerapan kendaraan bermotor energi listrik tersebut.

"Asalkan, kendaraan bermotor tersebut, nantinya aman bagi sipengendara maupun pengguna lalu lintas lainnya, maka kami mendukung rencana tersebut," ujarnya.

Sebelumnya pemerintah telah menjalankan program Kendaraan Bermotor Hemat Bahan Bakar dan Harga Terjangkau (KBH2) atau "low cost and green car" (LCGC). Saat ini pemerintah sendiri sedang menyelesaikan skema insentif untuk program kendaraan emisi rendah (low carbon emission vehicle/LCEV).

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan bahwa pelaku industri otomotif di Indonesia hendaknya terus melakukan inovasi dalam pengembangan teknologi kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Langkah ini adalah komitmen pemerintah untuk menurunkan kadar emisi hingga 29 persen pada 2030 mendatang.

Teknologi kendaraan masa depan tersebut, antara lain mengarah kepada bahan bakar alternatif (biofuel), bahan bakar gas, kendaraan listrik dan lain-lain.

Target utama adalah pembuatan mobil listrik sebagai antisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).


(U.A057/I006)

Editor: Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0137 seconds memory usage: 0.45 MB