Sabtu, 23 September 2017

BMKG Stasiun Iklim Mempawah Pantau Titik Panas

id bmkg, BMKG Stasiun Mempawah Pantau Titik Panas
BMKG Stasiun Iklim Mempawah Pantau Titik Panas
Logo BMKG (dok)
Mempawah (Antara Kalbar) - Berdasarkan pantauan sensor Modis terdapat 6 titik hotspot yang tersebar di 3 (tiga) daerah di Kalimantan Barat, yakni di Kabupaten Sambas, Sanggau, dan Kabupaten Sintang dengan tingkat kepercayaan antara 32-94 persen.

"Namun, pada pantauan sensor NOAA dipastikan tidak terdapat titik hotspot", kata Forcaster On Duty BMKG Staklim Mempawah Auliya'a Hajar, Senin.

Rangkuman ikhtisar cuaca dari 8 (delapan) Stasiun MKG Kalbar hari ini melaporkan bahwa arah angin bertiup dari timur - barat dengan kecepatan angin maksimum 23 km/jam. 

Forecaster On Duty BMKG Staklim Mempawah, Auliya'a Hajar menerangkan saat ini suhu maksimum 34.0 derajat celcius, sedangkan suhu minimum yakni 25.0 derajat celsius.

"Untuk kelembaban maksimum 98 persen. Kelembaban minimumnya 50 persen. Kemudian untuk prakiraan jarak pandang atau visibility yakni nol koma satu hingga 10 kilometer. Kemudian untuk curah hujan terpantau nol sampai dengan 9,6 milimeter," jelasnya.

Lebih lanjut dikabarkan informasi kualitas udara yang dianalisis berdasarkan pantauan alat kualitas udara Particulate Matter (PM) di Stasiun Klimatologi Mempawah dari pukul 00.00  s/d 23.00 WIB hari ini masuk dalam kategori Baik.

"Konsentrasi PM10 tertinggi terjadi pada pukul 11.00 WIB, yaitu sebesar 66.89  Âµg/m3 atau dalam kategori sedang," ungkap Auliya'a Hajar.

Sementara informasi visibility khusus jarak pandang mendatar di bandara Supadio dalam 10 hari terakhir, terpantau jarak pandang kurang dari 1000 meter. Kondisi tersebut terjadi sejak 28 April 2017 mulai pukul 20.00 WIB s/d 22.00 WIB, 30 April 2017 pukul 15.00 WIB, 3 Mei 2017 pukul 06.00 dan 07.00 WIB. Kondisi tersebut terus berlanjut hingga 8 Mei 2017 pukul 06.00 WIB.

Sementara prospek cuaca di Kalimantan Barat pada tanggal 8 Mei 2017 s/d 9 Mei 2017 pukul 07.00 WIB pada pagi hari didominasi cuaca yang berkabut. Saat itu udara kabur.  

"Diprakirakan pada siang harinya didominasi hujan sedang hingga hujan yang disertai petir," katanya.

Namun, pada malam harinya diprakirakan berawan hingga hujan lokal. Kemudian pada dini hari cuaca diprakirakan kembali kabut dan udara kabur. Masyarakat diimbau waspada hujan intensitas sedang-lebat yang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kalbar, karena berpotensi disertai guntur pada siang hari, jelas Forecaster On Duty BMKG Staklim Mempawah itu.

Editor: Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.1874 seconds memory usage: 0.45 MB