113 Prajurit Ikut Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri

id kodam, bintara infanteri, 113 Prajurit Ikut Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri
113 Prajurit Ikut Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri
ilustrasi Akmil (http://ad.rekrutmen-tni.mil.id)
Pontianak (Antara Kalbar) - Sebanyak 113 prajurit mengikuti pendidikan kejuruan bintara infanteri, di Mako Rindam XII/TPR, Senin. 

Komandan Rindam XII/TPR, Kolonel Inf Khairul Anwar Mandailing mengatakan, pendidikan ini merupakan kelanjutan dari pendidikan pembentukan bintara. Dimana pendidikan kejuruan bintara infanteri ini, akan dilaksanakan selama 2 bulan, dari 20 Maret hingga 13 Mei 2017, yang diikuti sebanyak 113 prajurit.

"Kita di sini diberikan kepercayaan oleh Pussenif (pusat kesenjataan infanteri) untuk menyelenggarakan pendidikan kejuruan bintara infanteri," katanya di Singkawang, Senin.

Sesuai amanat Komandan Pussenif, Mayjen TNI Surawahadi, terang Khairul, siswa bintara infanteri harus selalu siap dan dapat menyesuaikan diri terhadap setiap perubahan yang terjadi dengan selalu belajar dan berlatih.

"Untuk itu, dari kegiatan ini saya mengingatkan kepada siswa bintara untuk memanfaatkan bekal ilmu yang di dapat di Rindam XII/TPR untuk diaplikasikan dalam penugasan di Satuan Batalyon Infanteri di seluruh Kodam XII/TPR," ujarnya.

Diakuinya, tujuan pendidikan ini untuk mengembangkan kemampuan prajurit bintara yang memiliki sikap dan perilaku sesuai sapta marga dan sumpah prajurit.

Dilaksanakannya pendidikan ini, tambah dia, agar prajurit memiliki pengetahuan dan keterampilan kecabangan infanteri tingkat bintara dengan di dukung oleh kemampuan fisik yang prima.

Adapun materi yang akan diberikan selama pelaksanaan pendidikan ini, tuturnya, para siswa bintara akan dititikberatkan kepada materi-materi keinfanterian. Sehingga, para siswa bintara dapat menghadapi berbagai tantangan ke depannya. Dengan begitu, para prajurit dapat lebih siap dalam menghadapi segala sesuatunya.

"Siswa bintara akan dititik beratkan kepada materi-materi keinfanterian. Dimana mereka akan dihadapkan dengan dinamika dan tantangan tugas kedepan yang semakin komplek dan berat," katanya. 

(KR-RDO/N005)

Editor: Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0082 seconds memory usage: 0.34 MB