Rabu, 29 Maret 2017

Lantamal Pontianak Teleconference Kontrak Kolektif Pengadaan 2017

id Lantamal pontianak, lantamal xii pontianak, kontrak
Lantamal Pontianak Teleconference Kontrak Kolektif Pengadaan 2017
Danlantamal XII Brijend M Hari menandatangani salah satu kontrak pengadaan barang dan jasa tahun 2017 di Pontianak, Rabu (11/1/17) (Dispenal Pontianak)
    Pontianak (Antara Kalbar) - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) M Hari melaksanakan Teleconference bersama Kepala Staf Angkatan Laut dalam rangka Penandatanganan Kontrak secara Kolektif  Pengadaan Barang dan Jasa TNI AL TA 2017 di Markas Komando (Mako) Lantamal XII Pontianak  Jalan Kom. Yos Sudarso No.1 Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (11/1).

    Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P dalam sambutannya bahwa acara penandatanganan kontrak secara kolektif pengadaan barang dan jasa TNI AL TA 2017 ini dilaksanakan serentak di beberapa tempat berbeda. Yakni di auditorium Denma Mabesal, Koarmabar dan Koarmatim di tingkat Lantamal, acara penandatanganan kontrak bersama dilaksanakan di Mako Lantamal II Padang, Lantamal IV Tanjung Pinang, Lantamal XI Merauke, Lantamal XII Pontianak dan Lantamal XIII Tarakan.

    Secara umum, suksesnya pembangunan nasional dimulai dengan perencanaan yang baik dan dilanjutkan dengan realisasi penggunaan anggaran maupun waktu pelaksanaan program dan kegiatan secara disiplin. Namun, lanjut dia, tanpa disadari seringkali terjadi bahwa penyerapan anggaran oleh institusi pemerintah belum sesuai dengan harapan.

    Oleh karenanya, Presiden RI sejak tahun 2016 mencanangkan percepatan perencanaan kerja bagi seluruh kementerian, lembaga, dan institusi di Republik Indonesia melalui percepatan perencanaan. Pemerintah berharap seluruh bagian dapat meningkatkan kinerja dan hasil nyata peningkatan kinerja tersebut diharapkan bakal mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin baik dari waktu ke waktu.

    "Agar tercapai tujuan tersebut, maka dapat dimulai dari hal yang paling dasar yaitu efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah. Salah satu langkah nyata yang dapat kita lakukan adalah efisiensi proses yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa oleh kementerian, lembaga dan institusi," ujar dia.

    Pada hakikatnya acara penandatanganan kontrak secara kolektif ini merupakan tindak lanjut dan wujud nyata dari langkah langkah peningkatan kinerja TNI Angkatan Laut. "Dengan dilaksanakannya penandatanganan kontrak pada awal tahun, maka diharapkan akan mempercepat daya serap anggaran TNI AL TA 2017 dan dapat menghindari terjadinya kegiatan lintas tahun," kata dia.

    Penandatanganan kontrak secara kolektif antara para PPK Satker TNI Angkatan Laut dengan Mitra Penyedia Barang dan Jasa ini telah melalui proses lelang sebagaimana diatur dalam Perpres nomor 4 tahun 2015 tentang perubahan keempat atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

    Pada awal tahun 2016 TNI Angkatan Laut dapat merealisasikan penandatanganan kontrak senilai Rp1,19 triliun dan pada tahun ini dapat ditingkatkan menjadi Rp2,23 triliun. Meliputi kontrak Alutsista senilai Rp1,64 triliun, Sarana Prasarana Pangkalan dan Pendidikan senilai Rp457,5 miliar, perlengkapan personel senilai Rp118,1 miliar serta Penelitian dan Pengembangan senilai Rp12,6 miliar.

    Turut hadir pada acara Teleconference Dalam Rangka Penandatanganan Kontrak secara Kolektif Pengadaan Barang Dan Jasa TNI AL TA 2017 di Mako Lantamal XII Pontianak para Asisten Danlantamal XII Pontianak, para Kadis/Kasatker Lantamal XII Pontianak dan para mitra penyedia barang dan jasa.
*Kadispen Lantamal XII Pontianak

Editor: Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0086 seconds memory usage: 0.36 MB