Cianjur (ANTARA Kalbar) - Jalur Puncak-Cipanas, Senin malam, terjadi antrean kendaraan sepanjang 4 kilometer, menuju arah Bogor, dan laju kendaraan sempat tersendat di beberapa titik rawan kemacetan.

Pantauan ANTARA, di beberapa titik rawan macet, puluhan anggota petugas di beberapa pos pam yang ada di sepanjang jalur Puncak-Cianjur, terpaksa turun kejalan guna memutus rantai kemacetan yang disebabkan padanya kendaraan yang keluar masuk hotel dan rumah makan serta keluar dari tempat wisata.

Bahkan puluhan petugas Lalulintas Polres Cianjur, mengarahkan pengguna jalan dengan tujuan Bogor dari arah Cianjur, untuk menggunakan jalur alternatif, Pacet-Hanjawar, atau sebaliknya dari arah Bogor menggunakan jalur Hanjawar-Pacet.

"Kita belum bisa melakukan sistem buka tutup satu arah karena padatnya arus kendaraan dari kedua arah. Saat ini, ekor antrean mencapai Istana Cipanas, menuju arah Bogor," kata Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Dewo Sadewo.

Dia menjelaskan, hingga saat ini guna mengatasi terjadinya macet total di jalur tersebut, pihaknya melakukan berbagai rekayasa arus diantaranya mengarahkan pengendara yang terjebak di depan Pasar Cipanas dan Istana Presiden Cipanas, mengambil jalur alternatif Mariwati-Hanjawar.

Selain itu, pihaknya memasang kerucut pembatas di beberapa titik rawan macet, seperti di Jalan Raya Pasekon, Jalan Raya Cimacan dan di depan beberapa hotel dan rumah makan, serta jalan keluar dari tempat wisata Cibodas.

"Kami masih melakukan berbagai cara untuk memutus rantai kemacetan yang terjadi sejak siang hingga malam ini. Diperkirakan arus akan kembali normal menjelang tengah malam," katanya.

Dia memperkirakan kepadatan arus akan terus meningkat hingga H+6, dimana kendaraan milik pendatang akan berbaur dengan kendaraan pemudik yang hendak kembali ke daerahnya masing-masing di Jabodetabek.

(KR-FKR)

Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Kirim Komentar